Hari Rabu, 6 Juli 2006 lalu adalah hari yang sangat bersejarah bagi London. Komite Olimpiade Internasional (IOC) dalam sidangnya di Singapura lewat pemungutan suara memilih London untuk menjadi kota penyelenggara Olimpiade tahun 2012, mengalahkan dua pesaing utamanya, yaitu Paris dan New York.
Yang menarik, sebenarnya yang lebih difavoritkan sebelumnya adalah Paris dan New York, namun di saat-saat akhir, London akhirnya mampu mengalahkan kedua kota ini. Faktor-faktor apa yang berperan dalam memenangkan kota ini?
Tentu saja banyak, dari sisi fasilitas dan kesiapan, ketiga kota nampaknya tidak terlalu jauh beda. Mereka masing-masing menawarkan kesiapan yang serius menjadi penyelenggara. Tetapi yang menarik, tentu saja adalah kedatangan David Beckham beserta istrinya untuk ikut menyukseskan pemilihan penyelenggara olimpiade ini.
Beckham memang besar di London, dan kampanye ini menjadi salah satu bukti kecintaannya yang lebih besar kepada London dibandingkan dengan Manchester, kota dari klub yang telah membesarkannya, Manchester United.
Beckham memang telah menjadi ikon selebritis, di mana gaya rambutnya, baju dan gaya hidupnya banyak sekali ditiru di seluruh dunia, Asia dan terlebih lagi, Singapura khususnya. Maka ketika Beckham mendarat dengan istrinya, wajah keduanya terpampang besar-besar mengalahkan banyak selebriti dan pemain sepakbola lain, termasuk Raul Gonzales yang mempromosikan Madrid.
Dus, Beckham memang seperti apa yang ia sampaikan --tidak ingin melewatkan sejarah-- sebagai orang yang ikut memenangkan London sebagai penyelenggara olimpiade. Bagaimanapun, selebriti memang memegang peranan penting. Karena IOC sebagai penyelenggara tentu saja menginginkan penyelenggaraan yang meriah, sukses, dan tentu saja menghasilkan banyak uang dari sisi bisnis........
Yang menarik, sebenarnya yang lebih difavoritkan sebelumnya adalah Paris dan New York, namun di saat-saat akhir, London akhirnya mampu mengalahkan kedua kota ini. Faktor-faktor apa yang berperan dalam memenangkan kota ini?
Tentu saja banyak, dari sisi fasilitas dan kesiapan, ketiga kota nampaknya tidak terlalu jauh beda. Mereka masing-masing menawarkan kesiapan yang serius menjadi penyelenggara. Tetapi yang menarik, tentu saja adalah kedatangan David Beckham beserta istrinya untuk ikut menyukseskan pemilihan penyelenggara olimpiade ini.
Beckham memang besar di London, dan kampanye ini menjadi salah satu bukti kecintaannya yang lebih besar kepada London dibandingkan dengan Manchester, kota dari klub yang telah membesarkannya, Manchester United.
Beckham memang telah menjadi ikon selebritis, di mana gaya rambutnya, baju dan gaya hidupnya banyak sekali ditiru di seluruh dunia, Asia dan terlebih lagi, Singapura khususnya. Maka ketika Beckham mendarat dengan istrinya, wajah keduanya terpampang besar-besar mengalahkan banyak selebriti dan pemain sepakbola lain, termasuk Raul Gonzales yang mempromosikan Madrid.
Dus, Beckham memang seperti apa yang ia sampaikan --tidak ingin melewatkan sejarah-- sebagai orang yang ikut memenangkan London sebagai penyelenggara olimpiade. Bagaimanapun, selebriti memang memegang peranan penting. Karena IOC sebagai penyelenggara tentu saja menginginkan penyelenggaraan yang meriah, sukses, dan tentu saja menghasilkan banyak uang dari sisi bisnis........
Comments