Pertarungan Inggris melawan Perancis di penyisihan Piala Eropa kemarin berakhir secara dramatis. Kesebelasan Inggris yang sudah unggul 1-0 hingga menit ke 90, tiba-tiba membuat dua kesalahan fatal secara tragis. Pertama, Emile Heskey yang notabene adalah penyerang, membuat pelanggaran terhadap Zidane yang menyebabkan tendangan bebas di depan kotak pinalti. Zidanepun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menendang langsung ke kiri Gawang Inggris, dan Gol. Kesalahan kedua dilakukan oleh Steven Gerrard, backpassnya yang terlalu lemah diserobot oleh Thierry Henry yang menyebabkan kiper David James melakukan penyelamatan dengan mengambil kaki Henry. Akibatnya, wasit menunjuk titik putih pinalti yang tidak disia-siakan oleh Zidane. Dan terjadilah drama tragis, Inggris kalah 1-2 dari Perancis saat injury time, dan hanya dalam waktu kurang lebih 2 menit. Menyesakkan…..
Pertandingan sepak bola memang sering menghadirkan tragedi, tetapi juga pelajaran berharga. Salah satunya adalah jangan pernah menyerah dan berhenti berusaha sebelum peluit tanda akhir pertandingan berbunyi.
Tidak mudah memang untuk bisa membangun sikap mental seperti itu. Kalau dalam sebuah kejuaraan, dibutuhkan apa yang disebut sebagai mental juara. Tidak ada yang mendefinisikan secara pasti apa itu mental juara, tetapi setidaknya orang yang mempunyai mental juara memiliki beberapa sifat sebagai berikut:
Pertama, ia tidak pernah menganggap remeh lawan, walaupun diatas kertas lawan tersebut mempunyai kekuatan yang lebih lemah. Dalam suatu pertandingan, kemampuan dan skill terkadang tidak cukup, dibutuhkan mentalitas yang prima dan kerjasama yang baik, terutama dalam pertandingan beregu.
Kedua, sebaliknya, orang yang bermental juara tidak kalah dulu sebelum bertanding. Ia mempunyai percaya diri yang tinggi yang dibawanya sampai saat pertandingan.
Ketiga, orang yang bermental juara mempunyai determinasi (kemauan untuk menang) yang tinggi. Determinasi ini ditunjukkan dengan semangat tanding yang tinggi sepanjang pertandingan. Tidak ada istilah menyerah ataupun mengendurkan semangat.
Keempat, orang yang bermental juara berjuang hingga titik darah penghabisan. Tidak ada kata menyerah sebelum pertandingan berakhir. Mungkin di beberapa hal melakukan kesalahan, tetapi tidak boleh terlalu terpaku dengan kesalahan tersebut. Orang harus berani bangkit dari kesalahan, jangan terbebani karena di depan masih ada waktu untuk menebus kesalahan yang sudah dilakukan.
Jadi, sudahkah kita memiliki mental juara?
Pertandingan sepak bola memang sering menghadirkan tragedi, tetapi juga pelajaran berharga. Salah satunya adalah jangan pernah menyerah dan berhenti berusaha sebelum peluit tanda akhir pertandingan berbunyi.
Tidak mudah memang untuk bisa membangun sikap mental seperti itu. Kalau dalam sebuah kejuaraan, dibutuhkan apa yang disebut sebagai mental juara. Tidak ada yang mendefinisikan secara pasti apa itu mental juara, tetapi setidaknya orang yang mempunyai mental juara memiliki beberapa sifat sebagai berikut:
Pertama, ia tidak pernah menganggap remeh lawan, walaupun diatas kertas lawan tersebut mempunyai kekuatan yang lebih lemah. Dalam suatu pertandingan, kemampuan dan skill terkadang tidak cukup, dibutuhkan mentalitas yang prima dan kerjasama yang baik, terutama dalam pertandingan beregu.
Kedua, sebaliknya, orang yang bermental juara tidak kalah dulu sebelum bertanding. Ia mempunyai percaya diri yang tinggi yang dibawanya sampai saat pertandingan.
Ketiga, orang yang bermental juara mempunyai determinasi (kemauan untuk menang) yang tinggi. Determinasi ini ditunjukkan dengan semangat tanding yang tinggi sepanjang pertandingan. Tidak ada istilah menyerah ataupun mengendurkan semangat.
Keempat, orang yang bermental juara berjuang hingga titik darah penghabisan. Tidak ada kata menyerah sebelum pertandingan berakhir. Mungkin di beberapa hal melakukan kesalahan, tetapi tidak boleh terlalu terpaku dengan kesalahan tersebut. Orang harus berani bangkit dari kesalahan, jangan terbebani karena di depan masih ada waktu untuk menebus kesalahan yang sudah dilakukan.
Jadi, sudahkah kita memiliki mental juara?
Comments